Spirit Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto

Muhammadiyah adalah sebuah gerakan pembaruan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan Islam yang didasarkan pada Al-Qur'an dan as-sunah. Muhammadiyah juga merupakan sebuah organisasi yang didalamnya terdapat beberapa naungan sosial diantaranya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kemasyarakatan. Salah satunya adalah panti asuhan yang kami kunjungi yaitu Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Purwokerto.

Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Purwokerto ini beralamat di Jl. Dokter Angka No. 41 Purwokerto 53115. Selain Panti Putra, Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto juga memiliki panti putri yang beralamat di Jl. Gerilya No. 288 Tanjung Purwokerto Selatan.

Panti asuhan ini merupakan salah satu naungan sosial berbasis Muhammadiyah yang didirikan sejak 22 Agustus 1932 (90 tahun) oleh para tokoh Muhammadiyah. Panti ini berada di naungan majelis pelayanan sosial yang menangani tentang permasalahan sosial.

Latar belakang pendirian panti ini yaitu berdasarkan Q.S Al Maun, dimana K.H Ahmad Dahlan selaku pendiri Muhammadiyah meminta para muridnya untuk mengamalkan dan menerapkan apa yang ada di dalam kandungan surah tersebut dalam kehidupan.

Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Purwokerto untuk saat ini memiliki 23 anak, dan untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Purwokerto memiliki 32 anak. Panti asuhan ini berfokus pada anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Selain itu ada juga anak yang masih memiliki orang tua lengkap, namun mereka miskin dan ada pula anak terlantar yang tidak memiliki keluarga. Panti ini hanya menerima anak yang sudah lulus sekolah dasar atau mi, dimana diharapkan mereka dapat melanjutkan pendidikannya minimal 6 tahun di panti (hingga SMA) sehingga setelah lulus mereka dapat menjadi kader persyarikatan Muhammadiyah. Namun, jika ada anak berprestasi, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti berkuliah.

Di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah ini juga memiliki beberapa kegiatan, seperti kajian yang dilaksanakan ba'da maghrib. Ada juga ekstrakulikuler seperti tapak suci, IT, dan panjat tebing.

Panti asuhan ini sering mendapatkan kunjungan masyarakat, seperti pelatihan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada anak panti dan pada saat ramadhan juga ada banyak masyarakat yang memberikan bantuan untuk panti.

Penulis : Dicky Firmansyach, Yogi Saputra, Dewi Hanggoro Ratri, Tri Okta Viani, Bananda Salsabila Nurfiyanti (mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Purwokerto)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama