Muhammadiyah dan NU sama-sama Islam Kaffah

Agama merupakan suatu tatanan atau hubungan manusia atau seseorang dengan tuhan. Suatu agama pada umumnya tidak hanya mengatur hubungan seseornang dengan tuhan, akan tetapi juga mengatur hubungan manusia baik dengan dirinya sendiri maupun hubungan dengan orang lain.agama dalam kehidupan berfungsi sebagai suatu sistem nilai yang memuat norma-norma tertentu secara umum norma-norma tersebut menjadi kerangka acuan dalam bersikap dan bertingkah laku agaer sejalan dengan keyakinan agama yang dianutnya banyak agama-agama yang ada i negara Indonesia seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Kita telah mengetahui bahwasanya agama yang terbesar,yang banyak mayoritasnya yang ada di Indonesia yaitu agama Islam, mengenal agama Islam aalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw dengan diterimanya wahyu Al-Qur’an dengan suratnya yang pertama kali turun yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5 yang diperintahkan Nabi kepada umatnya untuk membaca dan masuk ke Indonesia awalnya bermula dari seorang pedagang Gujarat lalu di ikuti oleh pedagang Arab dan Persia sambil berdagang mereka menyebarkan agama Islam ketempat mereka berlabuh diseluruh Inonesia,

Dalam konteks historis di Indonesia ada dua ormas besar yang asli milik Indonesia, walau masih banyak lagi, tetapi dua ormas ini sering mewakili sebagian besar kalangan umat Islam  di Inonesia, dua ormas ini adalah Muhammadiyah dan NU sama seperti yang ada di daerah tempat tinggal saya yang tepatnya di Kabupaten Tegal, Kecamatan Adiwerna, Desa Tembok Kidul Rt.06/01 yang tinggal di tengah-tengah dua Organisasi besar yaitu Muhammadiyah dan NU yang keduanya berkembang pesat tetapi mayoritas penduduk lebih banyak mengikuti organisasi NU.

Di Muhammadiyah di lingkungan rumah memiliki ortom atau organisasi otonom yang berjalan lancar dengan memiliki fasilitas masjid Muhammadiyah dan ada pula gedung tpq atau gedung serbaguna yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan otonom Muhammadiyah seperti IPM (ikatan pelajar muhammadiyah), PM (pemuda muhammadiyah), Aisyiyah yang meliputi ibu-ibu muhammadiyah begitu banyak kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Muhammdiyah.

Misalnya kegiatan pengajian yang dilakukan oleh Ibu-Ibu Aisyiyah yang diselenggakan setiap hari sabtu siang yang biasanya dilaksanakan di rumah-rumah warga Muhammadiyah, dan pemuda Muhammadiyah atrau yang biasanya disebut PM yang dilaksanakan setiap malam Rabu setelah sholat Maghrib yang dilaksanakan di masjid Muhammadiyah agar terbentuknya para kader-kader Muhammadiyah  dan masih banyak lagi kegiatan mengenai otonom Muhammadiyah, sedangkan di organisasi selanjutnya yaitu Nahdlatul Ulama yang berpendudukan lebih banyak dari pada Organisasi Muhammadiyah dan terdapat pula kegiatan-kegiatan yang diadakan ormas tersebut seperti pengajian-pengajian besar (Khaul, Is’ra Miraj, dan lain sebagainya) adapun kegiatan seperti pengajian pada umumnya dilakukan setiap malam kamis dalam dua pekan sekali dan dilaksanakan di musholah/masjid terdekat Organisasi ini juga mempunyai ortom seperti Fatayat,IPPNU serta memiliki lembaga pendidikan seperti TK Masyitoh,MDA dan MDW Darussalam.

Secara kultur memang kedua ormas ini berbeda, Muhammadiyah lahir di Yogyakarta dengan Geografi perkotaan dan didirikan oleh seorang Muhammad Darwisy yang bekerja seorang pedagang. Muhammadiyah sering diwakili oleh kalangan menengah dan kaum intelektual sedangkan saudara Muhammadiyah,yaitu Nahdlatul Ulama, dilahirkan di Jombang di Jawa Timur yang secara Geografis adalah daerah kota kecil dan pedesaan dengan seorang pndiri adalah sosok kyai ponok pesantren, di kalangan NU sering mewakili kalangan Tani dan kaum santri. Perbedaan inilah yang membuat kedua organisasi memiliki perbedaan tetapi pada hakikatnya keduanya memiliki kesamaan, Muhammadiyah dan NU sama-sama berislam secara kaffah tanpa meninggalkan corak asli  bangsa Indonesia, bahkan keduanya terlibat dalam aksi merebut kemerdekaan Indonesia.

Penulis : Rio Furqon Imaduddin (mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Purwokerto)



1 Komentar

  1. Dhea Gladys Maharani10 April 2023 pukul 18.02

    Nama: Dhea Gladys Maharani
    NIM: 2109010055

    Pertama-tama, pernyataan bahwa agama Islam merupakan agama terbesar di Indonesia sebenarnya benar berdasarkan data statistik yang ada. Namun, perlu diingat bahwa Indonesia juga memiliki keragaman agama yang cukup besar, dan semua agama yang ada di Indonesia memiliki hak yang sama dalam menjalankan keyakinan mereka.

    Selanjutnya, pernyataan bahwa Muhammadiyah dan NU merupakan ormas Islam asli Indonesia yang besar dan mewakili sebagian besar umat Islam di Indonesia juga benar. Kedua ormas tersebut memiliki peran yang penting dalam mengembangkan agama Islam di Indonesia dan ikut serta dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia.

    Namun, perlu dicatat bahwa perbedaan kultural dan sosial antara Muhammadiyah dan NU tidak hanya terletak pada tempat lahir dan latar belakang pendirinya, tetapi juga pada pendekatan dan pandangan mereka dalam menjalankan ajaran Islam. Muhammadiyah cenderung lebih moderat dalam pandangan dan praktik Islam, sedangkan NU memiliki tradisi pesantren yang kental dan lebih mengutamakan aspek keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Terakhir, pernyataan bahwa Muhammadiyah dan NU sama-sama mengamalkan Islam secara kaffah dan tidak meninggalkan corak asli bangsa Indonesia juga benar. Kedua ormas tersebut memiliki pandangan yang sama dalam memadukan ajaran Islam dengan budaya lokal yang ada di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa konsep "Islam kaffah" sendiri dapat dipahami dengan beragam interpretasi, dan tergantung pada perspektif masing-masing individu atau kelompok.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama